Pemerintah Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, menyalurkan Dana Kampung Tahap II Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp1.831.279.045 kepada masyarakat. Penyaluran berlangsung di Aula Kantor Kampung Skouw Mabo dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah serta masyarakat.
Pemerintah Kampung Skouw Mabo akan mengembalikan dana sebesar Rp.388.696.292 ke Kas Daerah Kota Jayapura. Pengembalian tersebut dilakukan bukan karena adanya kesalahan pengelolaan keuangan oleh Pemerintah Kampung Skouw Mabo, melainkan akibat kelebihan pembayaran yang terjadi karena kesalahan
Kepala Pemerintahan Kampung (KPK) Skouw Mabo, Hanok Mallo, SE, mengimbau masyarakat agar mengurangi kebiasaan berutang kepada pihak lain. Imbauan tersebut disampaikan saat kegiatan Penyaluran Dana Kampung Tahap Kedua yang berlangsung di Kantor Kampung Skouw Mabo, Kamis (23/7/2026).
Pemerintah Kampung menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan fisik pada Tahap II tahun ini mengalami penyesuaian sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur difokuskan pada kegiatan-kegiatan yang berskala kecil namun memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pemerintah Kampung Skouw Mabo menawarkan sistem pembayaran honor secara bulanan kepada warga dan kelompok kerja yang terlibat dalam kegiatan pemerintahan kampung. Kebijakan ini mensyaratkan seluruh penerima honor telah memiliki rekening pada bank yang ditentukan.
Kepala Kampung (KPK) Skouw Mabo menegaskan komitmennya untuk memperketat disiplin kerja seluruh aparat kampung dan tenaga honorer mulai tahun depan. Penegasan ini disampaikan menyikapi masih adanya oknum pekerja yang menjalankan tugas dengan setengah hati, sering mengeluh, serta tidak menunjukkan etos kerja yang baik. .
Penurunan alokasi dana yang bersumber dari pemerintah pusat pada tahun depan dipastikan berdampak secara nasional, termasuk terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Kota Jayapura dan Kampung Skouw Mabo menjadi bagian dari wilayah yang turut merasakan dampak kebijakan tersebut. .
Dana honor untuk Kader Posyandu, Lansia, Malaria dan Stunting dilaporkan telah habis pada pencairan Dana Desa Tahap Kedua. Sesuai ketentuan yang berlaku, Dana Desa pada tahun berjalan hanya dicairkan dalam dua tahap, yakni tahap satu dan tahap dua, sehingga secara regulasi tidak tersedia pembayaran honor pada tahap ketiga.
Pemerintah Kampung Skouw Mabo akan mulai menerapkan pengetatan sistem absensi bagi seluruh aparatur dan tenaga yang bekerja di lingkungan pemerintah kampung mulai tahun depan.
Insiden perusakan terjadi di Kantor Kampung Skouw Mabo. Seorang oknum warga, yang diketahui merupakan majelis jemaat GKI Kalvari Skouw Mabo berinisial KM, diduga dalam keadaan mabuk pada Kamis (11/12) malam pkl.22.00 memecahkan kaca Kantor Kampung Skouw Mabo, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Dewan Pengurus Angkatan (DPA) Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Jayapura melaksanakan kegiatan Bhakti Karya Pamong di Kampung Skouw Mabo, Distrik Muara Tami, pada Sabtu 08/11/25)
Dua legenda hidup Persipura Jayapura Boas Solossa dan Tinus Pae pada Sabtu (19/10/24) mengunjungi dan melihat secara langsung pekerjaan pembangunan lapangan sepakbola Kampung Skouw Mabo
Kepala Kampung Skouw Mabo, Hanok R. Mallo, SE pada Senin, (25/03/2024), menyerahkan bantuan belajar berupa 5 Unit Komputer dari Pemerintah Kampung untuk SD Negeri Inpres Skouw Mabo.